Minggu, 23 Februari 2014
Senin, 03 Februari 2014
senam otak
Gerakan Senam Otak (Brain Gym)
Menggerakkan badan secara lahiriah memang membuat badan sehat hal ini
dapat terlihat secara jelas,dan efeknya pun dapat terasa langsung. Tetapi senam
otak bebeda dangan senam jasmani pada umumnya. Pergerakannya sangat sederhana
dan efeknya tak bisa dirasa langsung oleh semua panca indra. Berikut beberapa
contoh senam otak.
1. Dimensi
Lateralis
Beberapa
contoh gerakan Dimensi lateralitas:
|
Gerakan
|
Cara melakukan gerakan dan Fungsinya
|
|
Gambar 2.2. Gerakan
Silang
(Cross
Crawl)
|
Cara melakukan gerakan :
Menggerakkan tangan kanan bersamaan dengan kaki kiri dan kaki kiri dengan
tangan kanan. Bergerak ke depan, ke samping, ke belakang, atau jalan di
tempat. Untuk menyeberang garis tengah sebaiknya tangan menyentuh lutut yang
berlawanan.
Fungsinya :
a. Meningkatkan
koordinasi kiri/kanan
b. Memperbaiki
pernafasan dan stamina
c. Memperbaiki
koordinasi dan kesadaran tentang ruang dan gerak.
d. Memperbaiki
pendengaran dan penglihatan.
|
![]()
Gambar 2.3. 8 Tidur (Lazy 8)
|
Cara melakukan gerakan :
Gerakan dengan membuat angka delapan
tidur di udara, tangan mengepal dan jari jempol ke atas, dimulai dengan
menggerakkan kepalan ke sebelah kiri atas dan membentuk angka delapan tidur.
Diikuti dengan gerakan mata melihat ke ujung jari jempol. Buatlah angka 8
tidur 3 kali setiap tangan dan dilanjutkan 3 kali dengan kedua tangan.
Fungsinya :
a. Melepaskan
ketegangan mata, tengkuk, dan bahu pada waktu memusatkan perhatian dan
meningkatkan kedalaman persepsi
b. Meningkatkan
pemusatan, keseimbangan dan koordinasi.
|
![]()
Gambar 2.4. Coretan Ganda
(Double doodle)
|
Cara melakukan gerakan :
Menggambar dengan kedua tangan pada saat yang sama, ke dalam, ke luar, ke
atas dan ke bawah. Coretan ganda dalam bentuk nyata seperti : lingkaran,
segitiga, bintang, hati, dsb. Lakukan dengan kedua tangan.
Fungsinya :
a.
Kesadaran akan kiri dan kanan.
b.
Memperbaiki penglihatan perifer
c. Kesadaran akan
tubuh, koordinasi, serta keterampilan khusus tangan dan mata.
d. Memperbaiki
kemampuan olahraga dan keterampilan gerakan.
|
1. Dimensi Pemfokusan
Beberapa contoh gerakan Dimensi Pemfokusan :
|
Gerakan
|
Cara melakukan gerakan dan Fungsinya
|
Gambar 2.5. Burung Hantu (The Owl) |
Cara melakukan gerakan :
Urutlah otot bahu kiri dan kanan. Tarik napas saat kepala berada di
posisi tengah, kemudian embuskan napas ke samping atau ke otot yang tegang
sambil relaks. Ulangi
gerakan dengan tangan kiri.
Fungsinya :
a. Melepaskan
ketegangan tengkuk dan bahu yang timbul karena stress.
b. Menyeimbangkan otot
leher dan tengkuk (Mengurangi sikap tubuh yang terlalu condong ke depan)
c. Menegakkan kepala
(Membantu mengurangi kebiasaan memiringkan kepala atau bersandar pada siku
|
![]()
Gambar 2.6. Mengaktifkan Tangan
(The Active Arm)
|
Cara melakukan gerakan :
Luruskan satu tangan ke atas, tangan
yang lain ke samping kuping memegang tangan yang ke atas. Buang napas pelan,
sementara otot-otot diaktifkan dengan mendorong tangan keempat jurusan
(depan, belakang, dalam dan luar), sementara tangan yang satu menahan
dorongan tsb.
Fungsinya :
a. Peningkatan fokus
dan konsentrasi tanpa fokus berlebihan
b. Pernafasan lebih
lancar dan sikap lebih santai
c. Peningkatan energi
pada tangan dan jari
|
Gambar 2.7. Lambaian Kaki
(The Footflex)
|
Cara melakukan gerakan :
Cengkeram tempat-tempat yang
terasa sakit di pergelangan kaki, betis dan belakang lutut, satu persatu,
sambil pelan-pelan kaki dilambaikan atau digerakkan ke atas dan ke bawah.
Fungsinya :
a. Sikap tubuh yang
lebih tegak dan relaks
b. Lutut tidak kaku
lagi
c. Kemampuan
berkomunikasi dan memberi respon meningkat
|
![]()
Gambar 2.8. Luncuran Gravitasi
(The Gravitational glider)
|
Cara melakukan gerakan :
Duduk di kursi dan silangkan kaki. Tundukkan
badan dengan tangan ke depan bawah, buang nafas waktu turun dan ambil nafas
waktu naik. Ulangi 3 x, kemudian ganti kaki.
Fungsinya :
a. Merelakskan daerah
pinggang, pinggul dan sekitarnya.
b. Tubuh atas dan
bawah bergerak sebagai satu kesatuan
|
![]()
Gambar 2.9. Pasang
kuda-Kuda
(Grounder)
|
Cara melakukan gerakan :
Mulai dengan kaki terbuka. Arahkan kaki kanan ke kanan, dan kaki kiri tetap lurus ke depan. Tekuk
lutut kanan sambil buang napas, lalu ambil napas waktu lutut kanan diluruskan
kembali. Pinggul ditarik ke atas. Gerakan ini untuk menguatkan otot pinggul
(bisa dirasakan di kaki yang lurus) dan membantu kestabilan punggung. Ulangi 3x, kemudian ganti dengan kaki
kiri.
Fungsinya :
a. Keseimbangan dan
kestabilan lebih besar
b. Konsentrasi dan
perhatian meningkat
c. Sikap lebih mantap
dan relaks
|
3. Dimensi Pemusatan
Beberapa
contoh gerakan Dimensi Pemusatan :
|
Gerakan
|
Cara melakukan gerakan dan Fungsinya
|
![]()
Gambar 2.10. Air (Water)
|
Air merupakan pembawa energi listrik yang sangat baik. Dua per tiga tubuh
manusia terdiri dari air. Air dapat mengaktifkan otak untuk hubungan elektro
kimiawi yang efisien antara otak dan sistem saraf, menyimpan dan menggunakan
kembali informasi secara efisien. Minum air yang cukup sangat bermanfaat
sebelum menghadapi test atau kegiatan lain yang menimbulkan stress. Kebutuhan
air adalah kira-kira 2 % dari berat badan per hari.
Fungsinya :
a. Konsentrasi
meningkat (mengurangi kelelahan mental)
b. Melepaskan stres,
meningkatkan konsentrasi dan keterampilan sosial.
c. Kemampuan bergerak
dan berpartisipasi meningkat.
d. Koordinasi mental
dan fisik meningkat (Mengurangi berbagai kesulitan yang berhubungan dengan
perubahan neurologis)
|
Gambar 2.11. Sakelar Otak
(Brain
Buttons)
|
Cara melakukan gerakan :
Sakelar otak (jaringan lunak di bawah tulang selangka di kiri dan kanan
tulang dada), dipijat dengan satu tangan, sementara tangan yang lain memegang
pusar.
Fungsinya :
a.
Keseimbangan tubuh kanan dan kiri
b.
Tingkat energi lebih baik
c.
Memperbaiki kerjasama kedua mata (bisa
meringankan stres visual, juling atau pandangan yang terus-menerus)
d.
Otot tengkuk dan bahu lebih relaks
|
![]()
Gambar 2.12. Tombol Bumi
(Earth Buttons)
|
Cara melakukan gerakan :
Letakkan dua jari dibawah bibir
dan tangan yang lain di pusar dengan jari menunjuk ke ba-wah.Ikutilah
dengan mata satu garis dari lantai ke loteng dan kembali sambil bernapas
dalam-dalam. Napaskan energi ke atas, ke tengah-tengah badan.
Fungsinya :
a.
Kesiagaan mental (Mengurangi kelelahan mental)
b.
Kepala tegak (tidak membungkuk)
c.
Pasang kuda-kuda dan koordinasi seluruh tubuh
|
![]()
Gambar 2.13. Tombol imbang
(Balance Buttons)
|
Cara melakukan gerakan :
Sentuhkan 2 jari ke belakang telinga, di lekukan
tulang bawah tengkorak dan letakkan tangan satunya di pusar. Kepala sebaiknya
lurus ke depan, sambil nafas dengan baik selama 1 menit. Kemudian sentuh
belakang kuping yang lain.
Fungsinya :
a.
Perasaan enak dan nyaman
b.
Mata, telinga dan kepala lebih tegak lurus pada
bahu
c.
Mengurangi fokus berlebihan pada sikap tubuh
|
Gambar 2.14. Tombol Angkasa
(Space
Buttons)
|
Cara melakukan gerakan :
Letakkan 2 jari di atas bibir dan tangan lain
pada tulang ekor selama 1 menit, nafaskan energi ke arah atas tulang
punggung.
Fungsinya :
a.
Kemampuan untuk relaks
b.
Kemampuan untuk duduk dengan nyaman
c.
Lamanya perhatian meningkat
|
Gambar 2.15. Pasang Telinga
(The
Tinking Cap)
|
Cara melakukan gerakan :
Pijit daun telinga pelan-pelan, dari atas sampai
ke bawah 3x sampai dengan 5x.
Fungsinya :
a.
Energi dan nafas lebih baik
b.
Otot wajah, lidah dan rahang relaks.
c.
Fokus perhatian meningkat
d.
Keseimbangan lebih baik
|
Gambar 2.16. Kait relaks
(Hook-Ups)
|
Cara melakukan gerakan :
Pertama, letakkan kaki kiri di atas kaki kanan, dan tangan kiri di atas
tangan kanan dengan posisi jempol ke bawa, jari-jari kedua tangan saling menggenggam,
kemudian tarik kedua tangan ke arah pusat dan terus ke depan dada. Tutuplah
mata dan pada saat menarik napas lidah ditempelkan di langit-langit mulut dan
dilepaskan lagi pada saat menghembuskan napas. Tahap kedua, buka silangan
kaki, dan ujung-ujung jari kedua tangan saling bersentuhan secara halus, di
dada atau dipangkuan, sambil bernapas dalam 1 menit lagi.
Fungsinya :
a.
Keseimbangan dan koordinasi meningkat
b.
Perasaan nyaman terhadap lingkungan sekitar
(Mengurangi kepekaan yang berlebihan)
c.
Pernafasan lebih dalam
|
![]()
Gambar 2.17. Titik
Positif
(Positive
Point)
|
Cara melakukan gerakan :
Sentuhlah titik positif dengan kedua ujung jari tangan selama 30 detik
sampai dengan 30 menit.
Fungsinya :
a.
Mengaktifkan bagian depan otak guna
menyeimbangkan stres yang berhubungan dengan ingatan tertentu, situasi,
orang, tempat dan ketrampilan
b.
Menghilangkan refleks
c.
Menenangkan pada saat menghadapi tes di sekolah
dan dalam penyesuaian sehari-hari.
|
4. Kesiapan Belajar
![]() |
Beberapa langkah Brain Gym untuk kesiapan belajar adalah sebagai berikut :
Gambar
18. PACE (Positive-Aktif-Clear-Energetis)
Langganan:
Komentar (Atom)




Gambar 2.7. Lambaian Kaki









